Fisiografi
|Hidrologis | Iklim
| Gunung | Sungai
| Danau | Pulau
| Tanjung dan Teluk
Propinsi
Sulawesi Tengah terletak di bagian tengah Pulau Sulawesi.
Daerah Tingkat I ini merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang wilayahnya dilalui oleh garis khatulistiwa. Propinsi
lainnya yang wilayahnya juga dibagi oleh garis 0° ini
adalah Propinsi Sumatera
Barat, Riau, Kalimantan
Barat, Kalimantan
Tengah, Kalimantan
Timur, dan Maluku. Di wilayah Sulawesi Tengah garis khatulistiwa
melintas di Pulau Pasoso, sebuah pulau kecil di Ketong, Kecamatan
Balaesang, Kabupaten
Donggala. Garis ini membagi daerah propinsi ini menjadi
dua bagian yakni bagian dengan Lintang Selatan dan bagian
dengan Lintang Utara.
Propinsi
Sulawesi Tengah yang dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 13
tahun 1964, terletak diantara 2° 22’ Lintang Utara
dan 4° 48’ Lintang Selatan serta 119° 22’
dan 124° 22’ Bujur Timur.
Batas-Batas
wilayah adalah:
Luas
dataran wilayah Propinsi Sulawesi Tengah adalah 68.033 Km
persegi atau lebih kurang 3,54 persen dari luas Indonesia.
Secara administratif dibagi menjadi sembilan kabupaten dan
satu kota dengan 85 kecamatan dan 1.432 desa/kelurahan dengan
jumlah penduduk sebesar 2.215.449 jiwa dan tingkat kepadatan
rata-rata 29 jiwa/km persegi. Sedangkan laju pertumbuhan penduduk
sebesar 2,59 %. Sebaran penduduk Propinsi Sulawesi Tengah
secara umum masing-masing berada di kawasan pemukiman pedalaman
sebesar 30%, kawasan pantai 60% dan kawasan kepulauan sebesar
10%.
Fisiografi
Pada
umumnya keadaan alam di wilayah Sulawesi Tengah, tidak jauh
berbeda dengan wilayah lainnya di Pulau Sulawesi. Bentangan
pegunungan dan dataran tinggi mendominasi permukaan tanah
di propinsi ini. Di bagian utara yakni wilayah Kabupaten Buol
dan Toli-toli, terdapat deretan pegunungan yang berangkai
ke jajaran pegunungan di Propinsi Sulawesi Utara.
Di
bagian tengah terdapat tanah genting yang diapit oleh Selat
Makassar dan Teluk Tomini. Di wilayah ini yang secara administratif
termasuk Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong,
sebagian besarnya merupakan daerah pegunungan dan perbukitan.
Di bagian selatan dan timur yang mencakup wilayah Kabupaten
Poso, Kabupaten Tojo Unauna, Kabupaten Morowali dan Kabupaten
Banggai, berjejer deretan pegunungan yang sangat rapat seperti
Pegunungan Tokolekayu, Pegunungan Verbeek, Pegunungan Tineba,
Pegunungan Pampangeo, Pegunungan Fennema, Pegunungan Balingara,
dan Pegunungan Batui. Sebagian besar dari daerah-daerah pegunungan
itu mempunyai lereng-lereng yang terjal dengan kemiringan
di atas 45 derajat.
Paparan
dataran rendahnya yang tidak terlalu luas tersebar di sepanjang
pantai dan di daerah muara-muara sungai. Dilihat dari ketinggiannya,
dataran Propinsi Sulawesi Tengah yang ketinggiannya antara
0-100 meter mencapai luas sekitar 20,2 persen, daerah dengan
ketinggian antara 101-500 meter sekitar 27,2 persen, antara
501-1.000 meter 26,7 persen dan daerah dengan ketinggian di
atas 1.000 meter 25,9 persen.
Hidrologis
Sumber
Air di Daratan;
- Sungai,
di Sulawesi Tengah banyak terdapat aliran sungai dengan
arus yang cukup deras sesuai dengan daratan yang bergunung-gunung
dengan dataran sekitar pantai yang sempit.
- Danau,
sama halnya dengan sungai, di Sulawesi Tengah terdapat
beberapa buah danau, tetapi hanya 2 buah yang potensial
airnya baik untuk kebutuhan pertanian dan sumber tenaga
air yaitu; Danau Poso di Kabupaten Poso dan Danau Lindu
di Kabupaten
Donggala.
Sumber
Air Laut; Sulawesi Tengah mempunyai luas perairan
sekitar 3 (tiga) kali luas daratan yakni 189.480 Km2 yang
membentang sepanjang wilayah. Sebelah Timur adalah Teluk
Tolo dan Teluk Tomini dan sebelah barat adalah Selat Makassar
dan sebagian laut Sulawesi. Potensi perairan laut tersebut
mengandung sumber penghidupan yang sangat besar berupa bahan
makanan ikan dan tumbuhan laut lainnya. Potensi ini akan
berpengaruh terhadap pola penghidupan masyarakat, terutama
yang tinggal di sepanjang pantai.
Gunung
Pada
deretan pegunungan-pegunungan di wilayah ini, terdapat kurang
lebih 82 buah puncak (gunung) yang letaknya tersebar di seluruh
daerah kabupaten.
Di
Kabupaten Banggai terdapat empat gunung, yaitu Gunung Bulutumpu
(2.401 m), Gunung Hohoban (1.680 m), Gunung Balantak (1.512
m), dan Gunung Tompotika (1.590 m). Di Kabupaten Poso dan
Kabupaten Tojo Unauna terdapat 30 gunung, yaitu Gunung Witimpondo
(2.295 m), Gunung Mungku (1.789 m), Gunung Mapipi (1.792 m),
Gunung Talabobangke (2.199 m), Gunung Tilu (2.244 m), Gunung
Maranjongi (2.000 m), Gunung Tokeka (2.003 m), Gunung Maliku
(1.571 m), Gunung Balamba (1.572 m), Gunung Mandolongi (1.538
m), Gunung Kamugatu (1.790 m), Gunung Takolekayu (1.637 m),
Gunung Nasopute (1.768 m), Gunung Larowungu (1.832 m), Gunung
Kajoga (2.563 m), Gunung Tondolili (1.862 m), Gunung Pantoli
(1.746 m), Gunung Tambusisi (2.422 m), Gunung Katopasa (2.835
m), Gunung Moa (1.800 m), Gunung Pougapu (1.500 m), Gunung
Tamosari (2.000 m), Gunung Kandela (2.000 m), Gunung Lumut
(2.284 m), Gunung Mao (2.552 m), Gunung Indoro (2.087 m),
Gunung Petingga (2.113 m), Gunung Tinoba (2.170 m), Gunung
Padampapu (1.500 m), dan Gunung Petang (2.049 m).
Gunung
Nikolalaki (3.311 m) mempunyai puncak tertinggi di Kabupaten
Donggala. Gunung-gunung lainnya di kawasan Kabupaten
Donggala dan Kabupaten
Parigi Moutong adalah Gunung Pompalesuba (1.710 m), Gunung
Balanti (2.326 m), Gunung Pekawa (2.314 m), Gunung Gawalise
(2.023 m), Gunung Ulayo (2.109 m), Gunung Wongu (1.819 m),
Gunung Lompona (2.400 m), Gunung Tompobau (2.613 m), Gunung
Leijon (1.779 m), Gunung Mowi (1.815 m), Gunung Lamati (1.815
m), Gunung Waludungu (1.533m),GunungUlubasu (1.775 m), Gunung
Ulunaca (2.530 m), Gunung Momu (2.542 m), Gunung Bosa (1.847
m), Gunung Balukan (2.580 m), Gunung Silangulu (2.100 m),
Gunung Pantaolo (1.593 m), Gunung Gumbasa (1.990 m), Gunung
Tanggungguno (1.764 m), Gunung Bulu Sidole (2.099 m), Gunung
Sino (1.786 m), Gunung Balia (1.613 m), Gunung Moutong (1.935
m), Gunung Ina Salaan (1.744 m), Gunung Pondili (1.540 m),
Gunung Malino (2.443 m), Gunung Lante (1.745 m), Gunung Salai
(2.040 m), Gunung Siguru (1.940 m), Gunung Tomini (1.722 m),
Gunung Beau (1.518 m), Gunung Ogoamas (2.535 m), dan Gunung
Sojol (2.525 m).
Diwilayah
Kabupaten Buol dan Kabupaten Tolitoli terdapat enam buah gunung
yaitu Gunung Tinombala (2.185 m), Gunung Silondau (1.563 m),
Gunung Dako (2.304 m), Gunung Kalangkangan (2.432 m), Gunung
Tentolarnatika (2.207 m), dan Gunung Timbulon (2.320 m).
Sungai
Di
propinsi Sulawesi Tengah mengalir lebih dari 22 buah sungai
yang letaknya tersebar di seluruh daerah kabupaten. Sungai
Balingara (142,50 km), Sungai Bunta (121,50 km), Sungai Toima
(107,25 km), Sungai Lobu (160,50 km), Sungai Mentaya (142,50
km), Sungai Minahaki (382,50 km), Sungai Sinorang (142,00
km), Sungai Kalumbangan (55,25 km), Sungai Kintom (21,50 km)
adalah sungai-sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Banggai.
Di
wilayah Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo Unauna terdapat
Sungai Poso (487,75 km), Sungai Puna (201,00 km), Sungai Tojo
(101,00 km), Sungai Bongka (1053,00 km), Sungai Lea (652,50
km) dan Sungai Tambalako 717,25 km).
Di
Kabupaten Donggala
dan Kabupaten Parigi
Moutong mengalir lima buah sungai penting yaitu Sungai
Palu (834,75 km), Sungai Surumana (162,50 km), Sungai Sausu
(127,50 km), Sungai Palasa (177,50 km), dan Sungai Lambunu
(155,00 km). Sedangkan di Kabupaten Buol dan Kabupaten Toli-toli
terdapat Sungai Muraja (440,25 km).
Danau
Sulawesi
Tengah memiliki beberapa danau, antar alain;
- Danau
Poso (32.150 Ha)
- Danau
Lindu (3.453 Ha)
- Danau
Rano (750 Ha)
- Danau
Tiu (525 Ha)
- Danau
Sabang / Danau Dampelas (150 Ha)
Danau
Poso
Pulau
Pulau-pulau
yang termasuk wilayah Propinsi Sulawesi Tengah adalah Pulau
Kabetan, Pulau Maputi, Pulau Pasoso, Pulau Una-Una, Pulau
Batudaka, Pulau Dua, Pulau Lunasualu, Pulau Buka Buka, Pulau
Magele, Pulau Paden Besar, Pulau Manui, Pulau Tarape, Pulau
Tarade, Pulau Togian, Pulau Tiga, Pulau Talatakoh, Pulau Taupan,
Pulau Weleabahi, Pulau Weleakodi, Kepulauan Salabangka, Kepulauan
Sainoa, Pulau Talatakoh, Pulau Banggai, Kepulauan Umbela,
Pulau Bang, Pulau Bangkalan, Pulau Bangkalan Utara, Pulau
Bangko, Pulau Bengkulu, Pulau Kembang, Pulau Kokudan, Pulau
Labobo, Pulau Leelang, Pulau Peleng, Pulau Masepe, Pulau Melilis,
Pulau Mentawatu Dua, Pulau Salue Besar, Pulau Sogo, Pulau
Sendiri, Pulau Tanalan, Pulau Telepopaun, Pulau Telopo, dan
Pulau Timpaus.
Tanjung
dan Teluk
Garis
pantai wilayah ini berkelok-kelok dan membentuk banyak tanjung
dan teluk. Tanjung-tanjung yang terkenal adalah Tanjung Batu
Itam, Tanjung Pangkal, Tanjung Donggala, Tanjung Api, Tanjung
Balik Pato, Tanjung Losoni, Tanjung Luluango, Tanjung Bagimpuang,
Tanjung Balesa, Tanjung Bou, Tanjung Dampelas, Tanjung Manimbaya,
Tanjung Kandi, dan Tanjung Bebanji.
Teluk-teluknya
antara lain Teluk Poh, Teluk Lemata, Teluk Bangkalan, Teluk
Peleng, Teluk Paidulunu, Teluk Tolo, Teluk Ampana, Teluk Towori,
Teluk Palu, Teluk Tambu, Teluk Labuan, Teluk Tolitoli, Teluk
Dardo, dan Teluk Tomini.
Dari
sekian banyak teluk tersebut yang paling terkenal dan memiliki
perairan yang cukup luas adalah Teluk Tomini dan Teluk Tolo.
Perairan
laut Sulawesi Tengah yang luasnya mencapai 189.840 km persegi,
meliputi perairan laut Maluku dan Laut Sulawesi serta perairan
laut yang memisahkan dua buah pulau yang disebut selat.
Selat-selat
di wilayah ini cukup banyak, sesuai dengan banyak pulau-pulaunya,
namun yang terutama di antaranya adalah Selat Peleng yang
memisahkan Pulau Peleng dengan jazirah timur Pulau Sulawesi.
Sumber: Perpustakaan Daerah Propinsi
Jl. Banteng No. 6 Palu Telp. (0451) 482490